Data Laporan Keuangan (Update Data 2013)

 

Update: Data laporan keuangan 2013 dan laporan tahunan 2013 telah tersedia

Dalam melakukan analisis fundamental, keberadaan data historis merupakan kebutuhan yang sangat penting. Melakukan analisis fundamental tanpa membaca laporan keuangan akan sangat berisiko bagi kita. Untuk itu, kami menyediakan softcopy laporan keuangan dan laporan tahunan emiten-emiten di IDX dengan ukuran total file sekitar 34 Gb (gede ya :D ).

Kami menawarkan kumpulan laporan keuangan dan laporan tahunan tersebut dalam paket yang terdiri atas 9 DVD. Adapun isi dari paket tersebut adalah:

  1. Laporan keuangan seluruh emiten tahun 2004 (317 emiten), 2005 (165 emiten), 2006 (340 emiten), 2007 (259 emiten), 2008 (386 emiten), 2009 (407 emiten), 2010 (456 emiten), 2011 (477 emiten), 2012 (458 emiten), 2013 (487 emiten), dan lain-lain (37 emiten).
  2. Laporan tahunan seluruh emiten tahun 2003 (169 emiten), 2004 (194 emiten), 2005 (320 emiten), 2006 (72 emiten), 2007 (237 emiten), 2008 (233 emiten), 2009 (277 emiten), 2010 (395 emiten), 2011 (397 emiten), 2012 (402 emiten), 2013 (427 emiten), dan lain-lain (41 emiten)

Mengapa data laporan keuangan sangat penting?

Dengan memiliki data yang lengkap, kita akan dapat melakukan analisis secara lebih komprehensif dan bisa merunut secara historis. Sumber data adalah web BEI dan web emiten yang bersangkutan yang dipublikasikan secara resmi.

Saya sangat sering berkutat dan sangat menyadari betapa berharganya data dan informasi. Kompilasi laporan keuangan dan laporan tahunan ini tersedia di web BEI. Permasalahannya, data yang tersedia terbatas (hanya 2 tahun ke belakang) dan apabila hendak mengunduh secara keseluruhan, membutuhkan effort yang besar karena ukuran total file yang sangat besar.

NB: Tidak seluruh emiten ada data laporan keuangan dan laporan tahunannya. Kami berusaha untuk mengumpulkannya agar semakin lengkap.

Harga paket Rp 475.000,- (free ongkir ke seluruh Indonesia).

Mohon maaf paket tidak dijual secara terpisah.

Pengiriman akan dilakukan via JNE. Untuk memesan silakan isi form berikut ini. Kami akan merespons pada kesempatan pertama.

Disclaimer: Kami tidak bertanggung jawab atas akurasi data hasil kompilasi dan kerugian apapun terkait dengan penggunaan data yang ada di dalam kompilasi tersebut. Pergunakanlah data tersebut dengan bijak untuk membantu analisis investasi Anda.

Posted in Investasi | 1 Comment

Street Investing: Redevelop The Ideas & The Fundamental Puzzle

20140703_210557

Street Investing: Redevelop The Ideas

Setelah sekian lama, akhirnya buku Street Investing kembali diterbitkan. Kali ini penerbitannya secara Indie melalui www.nulisbuku.com. Pada edisi kali ini, ada beberapa update yang cukup penting, yaitu:

  • Update study case agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.
  • Tambahan topik mengenai pengelolaan portfolio. Pada edisi sebelumnya topik ini tidak terlalu banyak disinggung.
  • Revisi dan update pada beberapa bab di edisi sebelumnya.

The Fundamental Puzzle

Puzzle adalah teka-teki yang harus dipecahkan dengan menggabungkan kepingan-kepingannya satu persatu. Pada awalnya, Anda akan kebingungan harus memulai dari mana. Untuk mengatasinya, tidak ada jalan lain. Kita harus berani untuk mencoba memulai dengan meletakkan kepingan pertama pada tempatnya. Selalu ada risiko kita akan melakukan kesalahan dan terpaksa mengulanginya kembali. Lambat laun, kepingan yang tercecer mulai tersusun rapi dan gambaran besarnya mulai terlihat.

Investasi saham adalah sebuah puzzle raksasa. Seringkali kita menemui berbagai fenomena yang membuat kita menyadari bahwa apa yang kita ketahui selama ini sangatlah sedikit. Mau tidak mau kita harus mencoba melaluinya. Terkadang prosesnya terasa amat berat. Walaupun begitu, seperti halnya puzzle semakin lama kita memainkannya semakin terasa mudah menyelesaikannya.

Siapkah Anda untuk mulai meletakkan kepingan pertama pada tempatnya?

Pemesanan Buku

Kedua buku ini formatnya hardcopy dan  bersama dengan buku Behind Investing Ideas yang telah diterbitkan bisa dipesan melalui situs nulisbuku.com. Klik link untuk pemesanan:

Hope u enjoy the books :)

 

Posted in Berita, Books for Sale | Tagged , | 10 Comments

Seberapa Cepat Laju Pertumbuhan Suatu Bisnis?

Cara yang biasa digunakan untuk mengetahui apakah sebuah perusahaan menguntungkan adalah dengan menghitung return on equity (ROE). Dengan menggunakan cara ini, kita dapat mengetahui apakah imbal hasil terhadap modal (equity) cukup layak. Pada umumnya kita bisa mengatakan bahwa bisnisnya cukup menguntungkan apabila mampu memberikan ROE > 15%.

Jika kita ingin menggali lebih dalam lagi, terdapat satu tantangan yang akan membuat kita lebih memahami momentum bisnisnya. Sebuah mobil yang melaju dengan kecepatan 80 km/jam mungkin bisa dibilang cukup kencang. Namun pendapat kita mungkin akan berubah manakala mobil tersebut sebelumnya berjalan dengan kecepatan 120 km/jam dan terus menurun menjadi 100 km/jam dan pada akhirnya menjadi 80 km/jam. Jika informasi yang Anda miliki hanyalah bahwa mobil tersebut melaju dengan kecepatan 80 km/jam, kemungkinan Anda hanya akan berkesimpulan bahwa mobil tersebut akan sampai ke tujuannya yang jaraknya 40 km/jam dalam waktu 30 menit. Kondisi akan menjadi berbeda manakala Anda mengetahui bahwa sebelumnya mobil melaju dengan kecepatan 120 km/jam dan terus melambat. Ada kemungkinan Anda akan menyangsikan mobil tersebut bisa mencapai tujuannya dalam waktu hanya 30 menit. Anda akan berpikir bahwa ada kemungkinan kecepatan mobil akan terus menurun dan untuk mencapai tujuannya membutuhkan waktu lebih lama.

Selain itu, informasi bahwa mobil terus melambat juga akan membuat kita bertanya-tanya mengapa mobil tersebut harus memperlambat lajunya. Apakah terdapat masalah pada mesinnya? Apakah ia harus mengisi BBM terlebih dahulu? Apakah jalanan sangat licin sehingga berbahaya apabila melaju kencang?

Analogi tersebut hampir sama dengan sebuah perusahaan. Sebuah perusahaan akan terlihat cukup baik apabila memiliki ROE 17%. Namun kita akan bertanya-tanya manakalah beberapa tahun sebelumnya ROE-nya adalah 25% dan terus menurun. Pada artikel ini kita akan mencoba memahami bagaimana laju pertumbuhan suatu perusahaan dari waktu ke waktu. Saya menggunakan ROE dan bukan laba bersih untuk memberikan informasi yang lebih lengkap karena telah memasukkan faktor modal dalam analisis.

Bagaimana kita mengetahui perubahan laju pertumbuhan ROE?

Untuk mengetahuinya, kita akan menggunakan rasio yang disebut dengan marginal ROE dengan formula sbb:

Marginal ROEt = (NIt – Nit-3) / (Equityt – Equityt-3)

Terlihat bahwa kita menghitung marginal ROE dengan membagi perubahan laba bersih dengan perubahan equity. Dalam ilmu fisika, marginal ROE adalah percepatan yang merupakan turunan dari kecepatan, dalam hal ini ROE.

Mari kita lihat contohnya:

PT Tempo Scan Pacific, Tbk (kode BEI: TSPC)

MROE_TSPC

Terlihat bahwa meskipun ROE TSPC cukup tinggi (> 15%) namun marginal ROE mulai menurun sejak tahun 2011. Apakah bisnis TSPC mulai mature? Apakah alokasi modalnya kurang baik?

PT Summarecon Agung (kode BEI: SMRA)

MROE_SMRA

Berbeda dengan TSPC, terlihat bahwa sejak tahun 2009 marginal ROE SMRA terus meningkat. Pada tahun 2013, walaupun ROE masih meningkat, terlihat bahwa marginal ROE mulai menurun. Kita harus

terus memantau untuk memastikan bahwa penurunan ini adalah benar-benar perubahan arah atau hanyalah bersifat sementara.

Untuk tambahan, kita belum bisa mengatakan bahwa menurunnya marginal ROE TSPC diakibatkan oleh bisnisnya semata. Mari kita lihat bagaimana perilaku marginal emiten di BEI secara keseluruhan:

MROE_BEI

Terlihat bahwa secara keseluruhan, emiten BEI sejak tahun 2011 mengalami penurunan marginal ROE yang diikuti pula oleh penurunan ROE rata-rata. Sebenarnya secara intuitif, hal ini bisa diduga karena memang diprediksikan ekonomi Indonesia mulai mengalami perlambatan pertumbuhan. Semoga ke depannya keadaan akan kembali membaik.

Posted in Analisa Fundamental Saham (Bermain dengan Angka) | Tagged | 1 Comment

The Case of Rate of Return

Salah satu hal yang perlu mendapatkan perhatian kita adalah potensi rate of return dari investasi kita. Hal ini berkaitan dengan time frame investasi dan opportunity loss.

Katakanlah suatu perusahaan dengan P/E ratio 25x dengan pertumbuhan laba bersih 20% per tahun dan dividend yield rata-rata 2%. Jika diasumsikan bahwa P/E ratio akan tetap 25x, maka imbal hasil yang bisa kita harapkan per tahunnya adalah sebesar pertumbuhan laba bersih ditambah dengan dividend yield yaitu 17%. Apakah imbal hasilnya bisa lebih dari itu? Bisa, namun dengan konsekuensi P/E ratio akan mengembang. Jika harga saham terus naik melebihi pertumbuhan laba bersihnya, P/E ratio akan terus naik dan pada titik tertentu akan stagnan. Ada beberapa kemungkinan yang bisa terjadi:

  1. Harga akan terus naik dan P/E ratio-nya kembali mengembang.
  2. Harga akan turun untuk mengembalikan P/E ratio ke level yang wajar.
  3. Harga akan terus stagnan menunggu labanya tumbuh sehingga didapatkan nilai P/E ratio yang lebih wajar.

Yang tidak kita inginkan adalah skenario kedua dan ketiga. Pada skenario kedua, hal tersebut cukup jelas karena kita akan kehilangan uang. Pada skenario ketiga, kita harus bersabar lebih lama lagi sebelum harganya kembali naik. Meskipun saat itu terlihat tidak untung maupun rugi, terdapat konsekuensi lain yang harus kita pikirkan.

Seperti pada contoh di atas, potensi imbal hasil per tahun adalah 22% yang sepertinya sudah cukup bagus dan dapat mengimbangi inflasi. Kondisinya akan berubah manakala harga akan naik setelah dua tahun. Pada kondisi tersebut, rate of return kita hanyalah 10,5% per tahun. Meskipun sudah jauh berkurang, imbal hasilnya masih di atas inflasi. Kondisi akan semakin memburuk apabila kita harus menunggu selama tiga tahun. Pada kondisi tersebut, rate of return yang didapatkan hanyalah 6,9% dan membuat kita berpikir-pikir apakah sebaiknya uangnya dimasukkan ke dalam deposito saja.

Buy and hold adalah strategi investasi yang cukup baik apabila kita terus mengawasi perkembangan bisnisnya. Kondisi fundamental yang menurun atau permasalahan hukum akan berpotensi membahayakan potensi imbal hasil. Semakin lama waktu yang diperlukan untuk kembali ke harga wajar, semakin kecil rate of return kita. Jika Anda yakin bahwa kondisi fundamentalnya tidak berubah dan tidak melakukan kesalahan dalam valuasi, salah satu solusi yang bisa ditempuh adalah dengan menambah porsi untuk saham tersebut. Dengan demikian Anda akan mengurangi potensi opportunity loss.

Posted in Strategi Investasi | Tagged , | 1 Comment

It’s The Execution Matters

Kaizen (kahy-zen): a business philosophy or system that is based on making positive changes on a regular basis, as to improve productivity. – dictionary.com Salah satu sumber informasi yang saya sukai adalah laporan tahunan perusahaan. Berbeda dengan laporan keuangan yang … Continue reading

Gallery | Tagged | Leave a comment

Owner Earnings, Bukan Sekedar Laba Bersih

This gallery contains 2 photos.

Apakah suatu bisnis menguntungkan? Cara paling sederhana untuk menjawabnya adalah dengan melihat laba bersihnya. Sayangnya, pada beberapa kasus laba bersih tidak diikuti oleh mengalirnya uang ke dalam perusahaan. Katakanlah sebuah perusahaan berhasil memperoleh pendapatan yang cukup besar. Jika perusahaan tersebut … Continue reading

Gallery | Tagged | 10 Comments

Maksimalkan Apa Yang Kita Ketahui

This gallery contains 4 photos.

Dalam khazanah kuliner Italia, spaghetti aglio e olio mungkin adalah masakan yang paling sederhana. Bahan dasarnya hanyalah minyak, bawang putih, cabe kering, garam, dan lada. Tidak saya sangka bahwa salah satu masakan favorit saya ini ternyata tidak sesederhana itu. Karena … Continue reading

Gallery | 1 Comment