Setelah MUI memberikan fatwa halal terhadap perdagangan saham syariah, BEI meluncurkan Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) atau disebut juga Indonesian Sharia Stock Index. Seperti juga indeks LQ-45, ISSI akan dievaluasi setiap enam bulan sekali. Lalu apa bedanya ISSI dengan Jakarta Islamic Index (JII) yang kita kenal selama ini? JII hanya terdiri atas 30 saham yang memang sesuai dengan prinsip syariah akan tetapi sering menimbulkan kesalahpahaman. Di BEI, saham yang sesuai dengan prinsip syariah tidak hanya ke-30 saham yang terdaftar di JII. Saham-saham yang ada di JII hanyalah mewakili saham-saham yang masuk di dalam DES (Daftar Efek Syariah).
Dengan diluncurkannya ISSI, transaksi perdagangan saham-saham yang masuk ke dalam ISSI akan meningkat. Adanya ISSI akan membuka pintu bagi para investor yang selama ini masih ragu-ragu untuk berinvestasi di bursa saham. Yah, harus diakui sampai dengan saat ini masih banyak orang yang menganggap perdagangan saham itu sama seperti judi. Agak sedih juga saya karena sejatinya saham itu adalah bukti kepemilikan suatu bisnis dan apabila kita memperlakukannya seperti itu (businesslike investing), sepertinya cukup jauh dari unsur judi.
Efek lainnya yang akan kita lihat adalah jumlah reksa dana berbasis ISSI akan meningkat tajam. Investor yang kurang memahami cara berinvestasi saham secara langsung akan menempatkan dananya di reksa dana yang tidak membutuhkan pemahaman yang mendalam mengenai saham itu sendiri. Indonesia yang penduduknya sekitar 80% muslim merupakan calon investor yang sangat potensial.
Go investasi!
Daftar saham yang masuk ke dalam ISSI dapat diunduh di web BEI di sini. (Klik kanan dan save as).






Ada apa dengan Bapepam LK,.? kenapa saham bakrie group tidak termasuk daftar ISSI satu pun..? kalo emang alasan sering merugikan investor, kenapa saham yang pernah merugikan investor spt TMPI masuk dalam daftar ISSI yang baru ? bisa di jelaskan bang parahita…trims..
@Reminder
Saya duga berkaitan dengan jumlah utang yang ada bunganya. Sepertinya ada batasan maksimum DER utk masuk ISSI
ya ampuun… dah bolak balik cari di web IDX, belum ada di menu Index Constituent… eh ternyata ketemunya disini… senangnyaaa… terima kasih ya broo..