Sampai sejauh ini, terlihat bahwa kinerja ACES cukup mengesankan. Adanya riak-riak kecil pada tahun 2009 saya anggap wajar karena seperti umumnya perusahaan retail, ACES pasti terpengaruh oleh krisis global. Yang penting, ACES berhasil bangkit dan kembali ke jalan yang benar. Artikel sebelumnya tentang ACES dapat dibaca di:
ACES: The Hardware King (Bag. 1)
ACES: The Hardware King (Bag. 2)
Valuasi ACES adalah sbb:
Seperti yang telah diduga, saat ini ACES dijual dengan harga premium. Dengan P/E ratio 28x, sepertinya pasar telah memfaktorkan potensi ACES di masa mendatang. Mengapa harga ACES overshoot? Ada dua kemungkinan. Kemungkinan pertama, pasar telah memfaktorkan penurunan risk premium sebagai akibat dari masuknya Indonesia ke level investment grade. Artikel tentang investment grade dapat dibaca di http://parahita.wordpress.com/2011/05/19/indonesia-menuju-investment-grade/. Kemungkinan kedua adalah penggunaan proyeksi P/E ratio dan potential growth pada model valuasi secara konservatif (maksimum 17 untuk P/E ratio dan 15% untuk growth). Ada kemungkinan jika kita lebih loose dalam pembatasan P/E ratio dan potential growth serta memfaktorkan penurunan risk premium, harga saat ini dapat terjustifikasi. Anyway, saya lebih suka bersikap konervatif dalam valuasi dan ACES ini akan masuk ke dalam waiting list saya.
Disclaimer is on.





Rata-rata saham2 berfundamental bagus overvalued semua, ACES juga begitu. Berarti harus sabar donkz nungguin dia turun