Kali ini saya akan melakukan valuasi terhadap PT Indofood Sukses Makmur (INDF). Indofood merupakan raksasa consumer goods. Ditambah lagi dengan keberhasilannya mengakuisisi LSIP menjadikannya semakin membengkak.
Selama krisis finansial yang melanda dunia ini, harga saham Indofood mau tidak mau ikut terpengaruh. Pada bulan Januari 2008 lalu, INDF sempat menyentuh level 3,175 dan akhirnya turun terus hingga saat ini di level 950. Di harga saat ini, sekilas INDF merupakan “bargain” yang menarik. Consumer goods merupakan salah satu industri defensif yang tahan krisis.
Mari kita hitung bersama
(more…)
Categories: Investasi · Valuasi
Tagged: Investasi, Saham, tips investasi, Valuasi
Melakukan penilaian (valuasi) saham adalah proses menentukan berapa harga yang wajar untuk suatu saham. Walaupun harga saham berubah setiap waktu, namun dengan mengetahui nilai wajarnya, kita akan lebih tenang dalam menghadapi gejolak pasar. Konsep harga wajar ini telah saya bahas di tulisan sebelumnya di sini.
Dalam melakukan valuasi, mau tidak mau kita harus mengerti sedikit cara membaca laporan keuangan sebab perhitungan valuasi melibatkan item-item dalam laporan keuangan perusahaan. Untung saja, seorang teman baik saya, Edison telah memaparkan dengan sangat baik bagaimana cara membaca laporan keuangan di blognya di sini.
Warren Buffett mengatakan bahwa nilai intrinsik (nilai wajar) suatu saham didefinisikan sebagai nilai saat ini dari aliran kas masuk yang akan didapatkan sepanjang umur hidup perusahaan tersebut. Nilai saat ini dari uang yang akan kita dapatkan di masa depan merupakan konsep time value of money yang dapat kita pelajari di sini. Buffett mengatakan bahwa cara ini adalah satu-satunya cara yang masuk akal untuk mengevaluasi keatraktifan dari suatu investasi dan bisnis. Pemikiran Warren Buffett mengenai nilai intrinsik ini banyak dipengaruhi oleh John Burr Williams, yang merupakan orang yang pertama kali mengemukakan pemikiran mengenai nilai intrinsik ini. (more…)
Categories: Investasi
Tagged: Investasi, tips investasi