ASGR: Looks Cheap


Pada artikel sebelumnya tanggal 14 Agustus 2010, berdasarkan hasil valuasi memiliki harga wajar 508. Ketika itu harga sahamnya adalah 430. Jika melihat harga ASGR saat ini di yang berada di level 660, tampaknya sudah inline dengan hasil valuasi terdahulu.

Pada tahun 2010, di luar dugaan saya, ASGR membukukan kinerja yang cukup cemerlang. Revenue dan net earnings tumbuh masing-masing 17% dan 77% dengan didukung oleh pertumbuhan free cash flow yang meyakinkan.

Tampak bahwa ROE ASGR semakin tinggi hingga mencapai 32% dan membuatnya menjadi sangat menarik untuk wahana investasi.

Bagaimana dengan valuasinya?

Dengan harga wajar 1.264, ASGR terlihat cukup menarik mengingat saat ini ASGR masih diperdagangkan di level 660. Terdapat potensi kenaikan sebesar 92% untuk ASGR di tahun 2011 ini.

Disclaimer is on.

Advertisements
Gallery | This entry was posted in Valuasi and tagged . Bookmark the permalink.

11 Responses to ASGR: Looks Cheap

  1. solo trader says:

    pak itu NPMnya kok menurun knapa ya pak? apa sudah kalah bersaing ya pak menurun begitu? ROE bukannya bias pak kalo jd patokan?

    Like

  2. badi says:

    pak Parahita,

    Hutangnya kebanyakan yaa Pak, DER > 1

    Salam ea

    Like

  3. parahita says:

    @solo trader
    NPM nya dari dulu memang segitu. selama DER nya gak ekstrim, ROE cukup mewakili profitability.

    @badi
    Kalo mau lebih detil, coba cari net gearingnya (operating income / interest expense)

    Like

  4. andi says:

    pak parahita numpang nanya cara hitung / ngambil deviden payout ratio dari mana
    yah?

    Like

  5. caroline says:

    Numpang nimbrung nih pak : Npm ASGR sebenarnya dapat dibagi antara dokumen solusi dan informasi tehnologi, untuk dokumen solusi sebenarnya Npm nya diatas 10% , tapi untuk informasi tehnologi (AGIT ) yang merupakan anak perusahaan ASGR Npm nya memang sangat minim hanya 2%, inilah yang menjadi PR managemen ASGR kedepanya bagaimana menaikan Npm AGIT agar tidak terlalu jauh dengan induknya. Tapi tidak ada gading yang tak retak dan sangat sulit mencari asets yang dijual dengan murah seperti ini

    Like

  6. parahita says:

    @caroline
    Insightnya menarik 🙂 Memang biasanya selalu ada SBU yang kurang profitable di dalam suatu perusahaan dan itu hal yang wajar.

    Like

  7. parahita says:

    @andi
    dividen payout ratio adalah dividend per share (DPS) dibagi dengan earnings per share (EPS).

    Like

  8. Andi says:

    Pak, mau nanya lagi…
    Yang Projected PE kan ditentukan berdasarkan Average PE,, klo PE > 20 yang digunakan adalah 17, klo kurang dari 20 yang digunakan adalah 12 menurut artikel Bapak yang terdahulu…
    Tapi kenapa diatas menggunakan Projected PE 10 ?? Maaf banyak nanya hehe 🙂

    Like

  9. teddy says:

    Pa Parahita Anda sungguh dasyat, sekarang ASGR sudah naik sangat pesat 1020, bahkan sempat menyentuh high 1090! sungguh analisis yg sangat brilian! selamat pa!

    Like

  10. java says:

    weww…..Salut buat bapak 🙂 1020 mancaaaaap 🙂

    Like

  11. Pingback: ASGR: Still Growing | Pojok Ide Investasi

Sampaikan komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s