Ngobrol Tentang Cash Flow


Laporan arus kas (cash flow statement) mungkin adalah laporan yang jarang dilirik ketika melakukan analisis laporan keuangan. Selama ini yang banyak dikenal orang adalah rasio-rasio seperti ROE (Return on Equity), PER (Price to Earning Ratio), dan DER (Debt to Equity Ratio) yang tidak melibatkan pos-pos di dalam laporan arus kas dalam perhitungannya. Jarang sekali orang bertanya, bagaimana cash flow saham ABCD? Kebanyakan orang lebih fokus pada seberapa besar laba yang dihasilkan, padahal bagi cash flow itu sangat penting untuk diperhatikan. Cash flow ibarat aliran darah bagi perusahaan. Operasional bisnis akan terhambat manakala cash flow-nya tidak lancar. Laba tidak akan bisa membiayai ekspansi jika tidak ada dana tunai.

Sebagai investor, salah satu besaran yang perlu diperhatikan adalah free cash flow (FCF) yang merupakan operating cash flow dikurangi dengan capital expenditure (capex). Dengan kata lain, free cash flow menggambarkan apakah suatu perusahaan mampu untuk membiayai aktivitas operasional dan ekspansinya dengan baik. FCF positif mengindikasikan bahwa suatu perusahaan mampu untuk membiayai aktivitas operasional dan ekspansinya tanpa banyak membutuhkan tambahan modal eksternal. Secara bisnis kondisi ini cukup sehat karena perusahaan mampu untuk tumbuh secara organik dari hasil usahanya sendiri. Jika kondisi tersebut tidak bisa dipenuhi, perusahaan akan mencoba untuk mencari pinjaman (utang bank atau menerbitkan obligasi) ataupun bahkan meminta tambahan modal dari investor, biasanya melalui mekanisme rights issue. Utang akan membuat DER membengkak dan rights issue akan berpotensi membuat porsi kepemilikan investor terdilusi jika tidak ditebus. Berdasarkan penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa sangatlah penting bagi kita untuk memperhatikan laporan arus kas dalam melakukan analisis terhadap suatu emiten.

Perusahaan dengan free cash flow positif atau bahkan terus meningkat dari tahun ke tahun biasanya kinerjanya cenderung membaik di masa mendatang. Free cash flow positif akan memungkinkan perusahaan untuk berekspansi dengan lebih leluasa dan memberikan tambahan revenue tanpa membutuhkan tambahan dana dari utang sehingga DER akan terus menurun. Cash flow yang berlimpah juga memungkinkan perusahaan untuk membayar dividen kepada investornya, membayar utang, dan memperbaiki working capital-nya.

Saya akan sharing tentang sebuah tips untuk mendeteksi emiten yang berpotensi untuk turnaround setelah selama bertahun-tahun buruk kinerjanya. Salah satu indikasi membaiknya kinerja bisnis adalah mulai membaiknya operating cash flow. Biasanya perusahaan yang mulai membaik bisnisnya, labanya masih negatif namun operating cash flow mulai positif. Dalam hal ini OCF menjadi leading indicator dan apabila dapat terus dipertahankan kemungkinan besar ke depannya perusahaan akan mulai bisa meraup laba dan diburu oleh para investor. Tentu saja tidak semua emiten yang operating cash flow-nya membaik akan membaik pula kinerja ke depannya karena hal tersebut hanyalah indikasi awal. Kita tetap harus mengikuti perkembangan kinerjanya dari waktu ke waktu yang membutuhkan usaha cukup besar. Walaupun begitu, jika berhasil biasanya saham-saham seperti ini akan memberikan capital gain yang cukup besar bagi kita dan usaha yang telah kita lakukan akan terbayar. Untuk mencari saham-saham yang mulai membaik posisi cash flow-nya kita bisa memanfaatkan screener dari ft.com.

Gallery | This entry was posted in Strategi Investasi and tagged , , . Bookmark the permalink.

11 Responses to Ngobrol Tentang Cash Flow

  1. Cara nyari cash flow-nya di FT.com gimana ya pak, bisa dikasih linknya ngga?

    Like

  2. davisukses says:

    Pak, lama ya gak tulis2 lagi, gak sesering dulu lagi ya…

    Like

  3. market whisper says:

    Pak parahita, mantap sekali pembahasan idea nya.
    mungkin biar bisa lebih mak nyus pembahasan nya, bisa di berikan contoh perusahaan nya?
    saya ketemu satu MLIA
    Mulia keramik -salah satu raksasa yg tidur kalo saya boleh bilang.
    dengan revenue di level 4 Triliun (4kali lipat ARNA – Kalo tdk salah)
    setalah sempat merugi di 2011 dan akhir 2012,
    karena ngambil hutangan cukup besar di 2010
    perusahaan ini saya rasa siap kembali bermain di sektor nya.

    tapi mungkin saran pak, apa perlu kita liat likuiditas market di saham dan di kondisi market seperti ini? tanpa likuiditas seperti nya butuh waktu lama buat membangunkan raksasa2x sperti ini.

    akan kah saham ini naik 10X lipat seperti ARNA ?
    karena free-float MLIA 50% lebih kecil dari ARNA saat ini (noted ARNA sepanjang kenaikan tidak melakukan Stocksplit, saham bonus dan Right issue)

    Like

  4. daniel says:

    Untuk MLIA perhatikan juga Saldo labanya yang masih deficit yang mengakibatkan MLIA belum bisa kasih deviden ( kemungkinan harus kuasi reorganisasi dulu ) dan perhatikan juga GPM,OPM dan NPM nya MLIA sangat kecil dibandingkan dengan ARNA, Hal tersebut menandakan ARNA jauh lebih efesien dibandingakan dengan ARNA. Tapi soal harga apakah MLIA akan bisa naik atau tidak, itu tergantung market makernya. tapi secara fundamental perusahaan ini menurut saya tidak bagus

    Like

  5. daniel says:

    sory maksud sy ARNA jauh lebih efesien dibandingakan dengan MLIA

    Like

  6. market whisper says:

    iya mas daniel..memang saya pikir juga jauh lebih bagus..
    tapi berhubung bahasan nya perusahaan yg di duga mas parahita mau bangkit dari kubut.
    saya jadi punya idea di MLIA, karena mana tau kedepan perusahaan ini mbalik posisi nya dan dengan revenue yg 4 triliun ini (ARNA 1 T) , menunjukkan sesuatu buat saya entah itu keunggulan kompetitis atau segmen yg MLIA mainkan.

    salam kenal
    ini daniel hutauruk bukan?

    Like

  7. market whisper says:

    soal nya saya punya pengalaman dulu di CMNP sama MAIN..yg dulu saya kategoriin sebagai troubled aset..tapi ujung2x nya return nya melebihi leader di industri nya.

    soal nya saya pikir2x,kadang juga market over-expected sama saham troubled kayak gini.
    apa lagi kalo saham nya harga nya recehan šŸ˜€

    Like

  8. Dr. Heru says:

    ada yang mau cloud storage GRATIS ga pake ribet? ini ada COPY.COM Dropbox Box.com cloud storage with UNLIMITED GB Storage: https://copy.com?r=fmvTyw

    Like

  9. anida says:

    Nilai DER yang ideal bagi perusahaan selain perusahaan keuangan berapa mbak?

    Like

  10. parahita says:

    @anida
    Jangan lebih dari 1

    Like

  11. north says:

    APOL operatingnya dah mulai membaik , apakah ini tanda dia mulai bangkit Pak ?

    Like

Sampaikan komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s