Hubungan Antara Harga Saham dan Nilai Wajarnya


Pada kondisi normal, nilai wajar saham umumnya terefleksikan pada harga sahamnya. Walaupun begitu bukan berarti kita tidak bisa berinvestasi. Nilai wajar yang terefleksikan dalam harga saham mengindikasikan bahwa jika kita membeli di saham tersebut, kita akan memperoleh imbal hasil normal sesuai dengan risiko yang terkandung di dalamnya. Seorang investor akan mencari celah ketidakefisienan pasar agar bisa memperoleh imbal hasil di atas imbal hasil pasar. Jika kita hanya menginginkan imbal hasil yang sama dengan pasar, akan lebih baik jika kita menginvestasikan dana kita ke reksa dana indeks yang kinerjanya sama dengan pasar.

Bermacam-macamnya karakter dan motif pelaku pasar seringkali akan menyebabkan pasar menjadi tidak efisien yang bisa kita manfaatkan untuk mendapatkan imbal hasil yang lebih baik dari pasar. Yang perlu diingat, kondisi psikologis investor dalam jangka pendek akan menentukan level harga saham dan seringkali tanpa didasari oleh alasan fundamental.

Bagaimana caranya pasar menjadi tidak efisien?

  1. Market crash menyebabkan beberapa investor terkena margin call dan menambah pasokan saham di pasar. Harga terbaik bisa didapatkan ketika membeli dari orang yang menjual sahamnya ketika crash. Pada kondisi tersebut umumnya mereka tidak terlalu perduli di harga berapa sahamnya terjual. Yang terpenting adalah mereka bisa terbebas dari rasa takut apabila pasar kembali jatuh.
  2. Investor yang berbondong-bondong berinvestasi di reksa dana akan menyebabkan manajer investasi harus menginvestasikan dana segar yang didapatkan sehingga memperbesar permintaan saham di pasar.
  3. Adanya rumor tertentu pada suatu saham akan meningkatkan permintaan terhadap saham tersebut sehingga harganya akan semakin menjauh dari nilai wajarnya.
  4. Antisipasi pelaku pasar terhadap suatu kejadian akan berbeda-beda ada kemungkinan menjadi over reaktif.

Contoh-contoh di atas berpotensi memberikan kita kesempatan untuk membeli saham di harga murah ataupun menjual saham yang terlalu cepat naiknya dan harganya menjadi terlalu mahal. Untuk itu kita harus selalu mengetahui harga wajar suatu saham agar dapat dengan cepat mengambil keputusan ketika pasar menjadi over reaktif.

Untuk menghitung harga wajar saham dibutuhkan skill matematis. Namun keberanian untuk membeli saham di bawah harga wajar lebih ditentukan oleh kekuatan mental, terlebih jika pemikiran kita berbeda dari pemikiran kebanyakan pelaku pasar lainnya.

Meskipun begitu, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan:

  1. Harga saham yang terlalu mahal bukan berarti setelah itu akan turun. Seringkali kita menemui saham yang bisa bercokol lama di atas harga wajar dan tidak turun-turun.
  2. Harga saham yang terlalu rendah bukan berarti akan segera naik. Bagaimanapun juga, kita tidak bisa memaksa pasar untuk dengan cepat menyadari bahwa suatu saham dihargai terlalu murah.

Salah satu cara mengantisipasinya adalah dengan membandingkan hubungan antara harga dan nilai wajarnya di masa lalu. Jika di masa lalu harga saham cenderung mencerminkan kondisi fundamentalnya, di masa depan kemungkinan juga akan seperti itu.

Apabila kinerja fundamental suatu saham relatif mudah untuk diprediksi dan selama ini harganya cukup sesuai dengan kondisi fundamentalnya, peluang kita untuk memperoleh keuntungan dari saham tersebut cukup besar.

value_price_relation Walaupun tidak ada yang pasti dalam berinvestasi, kita masih bisa memperbesar peluang untuk mendapatkan imbal hasil yang lebih baik tanpa harus terpapar pada risiko yang terlalu tinggi.

Gallery | This entry was posted in Strategi Investasi and tagged . Bookmark the permalink.

3 Responses to Hubungan Antara Harga Saham dan Nilai Wajarnya

  1. market whisper says:

    ada ide..gimana aplikasi nya..misal kita ngukur pake indikator apa gitu mas..?
    atau pake standar deviasi…atau kita cek satu persatu perform harga setelah laporan FY keluar?

    Trims.

    Like

  2. fahrul says:

    1.Jlskn hub nilai investasi dan harga pasar serta segala hal yg berkaitan dgnnya
    2.Pengertian rencana penawaran dan 1 contohnya

    Like

  3. parahita says:

    @fahrul
    Ini soal ujian?

    Like

Sampaikan komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s