Seberapa Cepat Laju Pertumbuhan Suatu Bisnis?


Cara yang biasa digunakan untuk mengetahui apakah sebuah perusahaan menguntungkan adalah dengan menghitung return on equity (ROE). Dengan menggunakan cara ini, kita dapat mengetahui apakah imbal hasil terhadap modal (equity) cukup layak. Pada umumnya kita bisa mengatakan bahwa bisnisnya cukup menguntungkan apabila mampu memberikan ROE > 15%.

Jika kita ingin menggali lebih dalam lagi, terdapat satu tantangan yang akan membuat kita lebih memahami momentum bisnisnya. Sebuah mobil yang melaju dengan kecepatan 80 km/jam mungkin bisa dibilang cukup kencang. Namun pendapat kita mungkin akan berubah manakala mobil tersebut sebelumnya berjalan dengan kecepatan 120 km/jam dan terus menurun menjadi 100 km/jam dan pada akhirnya menjadi 80 km/jam. Jika informasi yang Anda miliki hanyalah bahwa mobil tersebut melaju dengan kecepatan 80 km/jam, kemungkinan Anda hanya akan berkesimpulan bahwa mobil tersebut akan sampai ke tujuannya yang jaraknya 40 km/jam dalam waktu 30 menit. Kondisi akan menjadi berbeda manakala Anda mengetahui bahwa sebelumnya mobil melaju dengan kecepatan 120 km/jam dan terus melambat. Ada kemungkinan Anda akan menyangsikan mobil tersebut bisa mencapai tujuannya dalam waktu hanya 30 menit. Anda akan berpikir bahwa ada kemungkinan kecepatan mobil akan terus menurun dan untuk mencapai tujuannya membutuhkan waktu lebih lama.

Selain itu, informasi bahwa mobil terus melambat juga akan membuat kita bertanya-tanya mengapa mobil tersebut harus memperlambat lajunya. Apakah terdapat masalah pada mesinnya? Apakah ia harus mengisi BBM terlebih dahulu? Apakah jalanan sangat licin sehingga berbahaya apabila melaju kencang?

Analogi tersebut hampir sama dengan sebuah perusahaan. Sebuah perusahaan akan terlihat cukup baik apabila memiliki ROE 17%. Namun kita akan bertanya-tanya manakalah beberapa tahun sebelumnya ROE-nya adalah 25% dan terus menurun. Pada artikel ini kita akan mencoba memahami bagaimana laju pertumbuhan suatu perusahaan dari waktu ke waktu. Saya menggunakan ROE dan bukan laba bersih untuk memberikan informasi yang lebih lengkap karena telah memasukkan faktor modal dalam analisis.

Bagaimana kita mengetahui perubahan laju pertumbuhan ROE?

Untuk mengetahuinya, kita akan menggunakan rasio yang disebut dengan marginal ROE dengan formula sbb:

Marginal ROEt = (NIt – Nit-3) / (Equityt – Equityt-3)

Terlihat bahwa kita menghitung marginal ROE dengan membagi perubahan laba bersih dengan perubahan equity. Dalam ilmu fisika, marginal ROE adalah percepatan yang merupakan turunan dari kecepatan, dalam hal ini ROE.

Mari kita lihat contohnya:

PT Tempo Scan Pacific, Tbk (kode BEI: TSPC)

MROE_TSPC

Terlihat bahwa meskipun ROE TSPC cukup tinggi (> 15%) namun marginal ROE mulai menurun sejak tahun 2011. Apakah bisnis TSPC mulai mature? Apakah alokasi modalnya kurang baik?

PT Summarecon Agung (kode BEI: SMRA)

MROE_SMRA

Berbeda dengan TSPC, terlihat bahwa sejak tahun 2009 marginal ROE SMRA terus meningkat. Pada tahun 2013, walaupun ROE masih meningkat, terlihat bahwa marginal ROE mulai menurun. Kita harus

terus memantau untuk memastikan bahwa penurunan ini adalah benar-benar perubahan arah atau hanyalah bersifat sementara.

Untuk tambahan, kita belum bisa mengatakan bahwa menurunnya marginal ROE TSPC diakibatkan oleh bisnisnya semata. Mari kita lihat bagaimana perilaku marginal emiten di BEI secara keseluruhan:

MROE_BEI

Terlihat bahwa secara keseluruhan, emiten BEI sejak tahun 2011 mengalami penurunan marginal ROE yang diikuti pula oleh penurunan ROE rata-rata. Sebenarnya secara intuitif, hal ini bisa diduga karena memang diprediksikan ekonomi Indonesia mulai mengalami perlambatan pertumbuhan. Semoga ke depannya keadaan akan kembali membaik.

Gallery | This entry was posted in Analisa Fundamental Saham (Bermain dengan Angka) and tagged . Bookmark the permalink.

2 Responses to Seberapa Cepat Laju Pertumbuhan Suatu Bisnis?

  1. Windalfin says:

    Halo mas Parahita,

    pengen tanya nih dalam rumus Marginal ROE di atas

    Marginal ROEt = (NIt – Nit-3) / (Equityt – Equityt-3)

    kenapa yang digunakan t dan t-3?

    Seandainya logic yang ingin diketahui adalah apakah investasi-investasi terbaru perusahaan tersebut dan efeknya terhadap net income. maka data yang akan digunakan bukankah biasanya adalah:

    Marginal ROE = (NI(t) – NI(t-1)) / (Equity(t-1)-Equity(t-2))

    atau kalau masanya dua tahun maka

    Marginal ROE = (NI(t) – NI(t-2)) / (Equity(t-1)-Equity(t-3))

    Mohon pencerahannya.

    Thank,
    Windalfin

    Like

  2. Ryo Kusumo says:

    Ekonofisika nih..sedap

    Like

Sampaikan komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s