Catatan InDeas untuk Akhir Tahun 2014


Berinvestasi adalah kegiatan yang membosankan. Terus terang saya mengakuinya. Pernahkah Anda menanam biji mangga dan terus menunggunya hingga berbuah? Pernahkah Anda menunggu semen mengering? Pernahkah Anda menunggu jembatan yang sedang dibangun? Sama halnya dengan berinvestasi, aktivitas tersebut sangatlah membosankan. Terlebih bila Anda terus menerus memantaunya tiada henti. Anda hanya akan dihinggapi kekecewaan dan kebosanan apabila setiap hari memantau portfolio Anda tumbuh.

Bagi saya, bagian menyenangkan dari berinvestasi adalah prosesnya. Saya menikmati saat-saat membuka lembar demi lembar laporan keuangan dan laporan tahunan. Dalam pandangan mata yang terlatih, kata demi kata di dalam laporan tahunan seakan bercerita bagaimana sebuah bisnis berjalan. Manakala telah terbiasa, angka-angka di dalam laporan keuangan seakan nada lagu yang bernyanyi. Kita menjadi penumpang yang menyaksikan bagaimana perjalanan suatu perusahaan dari waktu ke waktu. Terkadang jalanan sangatlah mulus dan mobilnya dapat dikendarai dengan kecepatan maksimum. Tidak jarang pula hujan turun dengan deras dan sopirnya terpaksa melambatkan laju mobil. Kesemuanya adalah bagian dari sebuah perjalanan yang dilalui oleh sebuah bisnis.

Kemudian saya akan melihat ke dunia luar. Saya akan menyaksikan sendiri bagaimana bisnis tersebut beroperasi. Jalan tol yang penuh dengan truk yang mengantarkan bahan makanan, air minum, dan bahkan mobil atau sepeda motor. Manakala ada sebuah fenomena bisnis yang menarik, saya bergegas mencari informasi sebanyak-banyaknya. Setelahnya, saya akan kembali membaca laporan keuangan dan berusaha untuk mencari benang merah yang menghubungkan antara dunia nyata dengan kinerja bisnisnya. Apakah perusahaan mampu untuk memanfaatkan perubahan iklim bisnis dengan optimal? Apakah perusahaan mampu untuk menjadikannya titik balik yang membuatnya menjadi yang terdepan? Apakah perusahaan hanya diam saja dan terus berkeras mengikuti pola yang telah usang?

Saya cukup tercengang dengan cepatnya dunia berubah. Dua dekade yang lalu, saya tidak bisa membayangkan bahwa dunia akan terhubung demikian erat. Perkembangan teknologi telah membuatnya menjadi kenyataan. Beberapa tahun yang lalu saya masih berangan-angan bisa mendapatkan informasi kondisi jalan raya secara real time dan sekarang telah menjadi kenyataan. Di sisi lain, guncangan ekonomi yang terjadi beberapa tahun silam telah menyebabkan peta ekonomi bergeser. Amerika Serikat masih berjuang untuk mengembalikan kekuatannya. Eropa yang tua mulai terengah-engah di tengah terus meningkatnya penduduk yang berusia lanjut. Asia semakin terlihat gemerlap dan seperti tanpa mengenal lelah bergerak maju.

Pada tahun 2014, secara pribadi ada beberapa hal yang menjadi catatan penting dalam perjalanan investasi saya. Yang pertama, saya semakin rinci mencatat hal-hal terkait dengan perkembangan portfolio. Pada pertengahan tahun saya sempat sedikit kehilangan konsentrasi dan membuat saya terlalu berani bereksperimen dengan hal-hal baru. Ide yang muncul di kepala terlalu dini saya terapkan tanpa banyak melakukan percobaan sehingga menyebabkan portfolio saya sedikit goyang. Setelah kejadian tersebut, saya kembali berpegang pada metode yang saya gunakan selama ini dan kereta kembali berjalan di atas relnya. Yang kedua, saya mencoba untuk memperbarui portfolio secara kuartalan, seiring dengan keluarnya laporan keuangan. Walaupun saya berharap bisa memegang saham dalam jangka panjang, saya tidak menafikan kemungkinan adanya ganjalan yang bisa berakibat fatal apabila terlalu acuh terhadap perkembangan bisnis dari emiten-emiten yang sahamnya saya miliki. Dalam prakteknya, mungkin saya hanya akan memperbarui 2-3 jenis saham dan selebihnya tidak berubah. Yang ketiga, saya mencoba untuk memetakan laju pertumbuhan laba. Tujuannya adalah untuk mendeteksi lebih awal apakah laju pertumbuhan bisnis dapat terus dipertahankan atau tidak. Sampai dengan saat ini, pemetaan belum selesai dan saya masih belum mendapatkan gambaran secara menyeluruh. Saya berharap hasilnya bisa saya peroleh satu atau dua bulan ke depan.

Bagaimana dengan tahun depan? Selain faktor global seperti harga minyak dan melambatnya pertumbuhan ekonomi Eropa, faktor di dalam negeri memegang peranan yang sangat penting. Kebijakan pemerintah baru akan sangat berpengaruh terhadap industri-industri yang terkait langsung dengannya.

Akhir kata, saya mengucapkan selamat tahun baru 2015. Semoga tahun depan menjadi tahun yang lebih baik dan lebih bermakna bagi kita semua.

Advertisements
Gallery | This entry was posted in Basic Investing, Investasi and tagged . Bookmark the permalink.

3 Responses to Catatan InDeas untuk Akhir Tahun 2014

  1. davisukses says:

    Pak Parahita, ntar di share donk soal pemetaan laba itu gimana caranya, pake contoh kasus, biar kita juga bisa belajar, thanks ya sebelumnya.

    Like

  2. parahita says:

    @davisukses Ok

    Like

  3. visi2020 says:

    Blog yang informatif dan bagus. tks.

    Like

Sampaikan komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s