Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, saya akan merilis perusahaan-perusahaan di BEI dengan rekam jejak pertumbuhan laba yang konsisten selama 10 tahun terakhir. Metodenya sangat sederhana, kita hanya melihat perusahaan apa saja yang labanya terus naik tanpa terputus selama satu dekade terakhir. Mari kita mulai.

Terlihat bahwa terdapat 9 perusahaan yang labanya naik terus menerus selama 10 tahun terakhir. Tercatat rata-rata tingkat pertumbuhan laba ke-9 perusahaan tersebut adlah 23,7% dengan tingkat prediktabilitas antara 88% – 99%. Sebagai gambaran, dengan pertumbuhan laba sebesar itu nilai investasi Anda akan naik sebesar 8x lipat dalam kurun waktu sepuluh tahun. Tentu saja hal tersebut cukup memuaskan.
Sebagai catatan, terdapat 2 saham yang terlempar dari daftar ini pada tahun 2017, yaitu MAYA dan MKPI setelah keduanya mencatatkan penurunan laba bersih dibandingkan dengan tahun 2016. Kita akan melihat lebih lanjut performa kedua saham tersebut pada daftar selanjutnya.

Berbeda dengan daftar sebelumnya, daftar di atas mencakup saham-saham yang hampir sempurna konsistensinya dalam mencatatkan kenaikan laba selama 10 tahun terakhir. Hanya ada 1 tahun ketika mereka mengalami penurunan laba. Seperti yang telah saya katakan sebelumnya, terdapat 2 saham yang sebelumnya masuk daftar Super Companies pada tahun 2016 terlempar masuk ke dalam daftar Almost Perfect pada tahun 2017, yaitu MAYA dan MKPI. Khusus untuk MKPI, terlihat bahwa sebenarnya pada tahun 2017 labanya turun sedikit saja dan tetap mampu mempertahankan tingkat prediktabilitas laba sebesar 91%.
Terdapat 3 pendatang baru pada daftar Almost Perfect yaitu ASDM, MFMI, dan ROTI. Total jumlah yang masuk ke dalam daftar ini adalah 21 emiten.
Walaupun kriteria yang digunakan hanyalah laba bersih, kenyataannya tidak banyak perusahaan yang mampu untuk terus tumbuh labanya selama 10 tahun sehingga saham-sahamnya layak untuk kita perhatikan dan telaah lebih mendalam.
Disclaimer: Tulisan ini bukanlah ajakan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual saham-saham terkait. Segala kerugian yang timbul sebagai akibat dari penggunaan tulisan ini sebagai acuan baik secara langsung maupun tidak langsung bukan menjadi tanggung jawab penulis.


Welcome back!😁
LikeLike
Finally nulis lagi Pak hehe
LikeLike
Pak, EKAD itu labanya di 2017 turun sama seperti MAYA, MKPI, tetapi seperti yang bapak posting yang terlempar dari super companies hanya MAYA, MKPI. berarti tahun 2016 EKAD tidak masuk super companies padahal memenuhi syarat. Begitu juga ROTI. Terima kasih atas tanggapannya.
LikeLike
Coba baca lebih teliti apa definisi tabel kedua tempat EKAD berada. Perhatikan mengapa saya beri warna kuning pada tahun 2017
LikeLike
Selamat Siang Pak Parahita.
Saya membaca buku bapak Street Investing. Disitu disebutkan Bapak juga menggunakan fasilitas stock screener FT.com. Kalo boleh tau apa saja pak kriterianya dan apakah Bapak juga menggunakan stock screener website lainnya? Kalo Iya, Website apa Pak? Dan kalo boleh tau kriterianya screener nya apa aja.
Terima Kasih Banyak Pak.
LikeLike
maaf sebelumnya pak parahita keluar dari topik, saya ada submit Special Package untuk Analisa Fundamental Saham di https://marketnoise.wordpress.com/, kok belum di respon ya pak, terima kasih
LikeLike
Terimakasih banyak Pak saya sangat senang menemukan website ini, website yang sangat berguna bagi newbie seperti saya untuk mendalami ilmu di dunia investasi, artikelnya sangat jelas dan mudah untuk di pahami. Sukses terus pak!
Oh iya, saya izin print out artikel-artikel bapak untuk keperluan pribadi buat dijadikan referensi, apa boleh pak? Terimakasih
LikeLike
Tidak banyak blog investasi saham yang berkualitas dalam bahasa Indonesia. Keep on posting Pak Parahita. Tulisan anda selalu mencerahkan.
LikeLike
Hu, ini datanya dari mana ya? apakah masukin manual dari lapkeu yang ada, atau pakai screener app?
LikeLike
BEI super companies 2018 bgmn?
Tulisannya bagus banget, terima kasih ya.. sering2 nulis lg dong..
LikeLike